Saturday, December 25, 2010

Sok puitis? Memang

Jadi waktu itu gua pernah dikasih tugas disuruh buat karya sastra lama. Nah, waktu itu gua kebagian disuruh buat syair model lama. Agak bingung sih sejujurnya waktu itu buatnya. Tapi akhirnya jadi juga. Jadi, sekarang ya itung itung sekalian melakukan pembiasaan terhadap kegiatan posting untuk blog yang baru gua buat sekitar15 jam yang lalu ini, gua pengen sekedar berbagi tentang syair yang pernah gua bikin itu. Daripada ga kepake dan gua buang, mendingan gua post disini ( pada akhirnya nanti gua buang atau engga ya masih belom tau sih). Enjoy!

Aku tidak mengerti kedalaman sebuah arti cinta
Namun terasa saat perpisahan itu tiba
Terkadang aku mengerti ketika aku menyentuh jemari seorang wanita    
yang berdiri tersenyum di pelupuk mata.
Aku tidak mengerti apa rasa cinta
Namun tersirat saat mata indahnya
Mencairkan segala belenggu jiwa
Yang membuat tak berdaya saat berjumpa dengannya
Kini aku sadar dirimu begitu bermakna
Membuatku selalu ingin terjaga
Di saat bulan menampakkan keindahan cahaya
Di tengah dinginnya rindu hati padanya
Tetapi sekali lagi aku tidak mengerti
Mengapa engkau begitu mudah untuk dikagumi
Mengapa engkau begitu mudah untuk dicintai
Ataukah aku yang harus mencari?
Aku teringat saat dirimu menari
Elok bak burung merpati
Yang hinggap cantik dan suci
Sungguh keindahan yang sulit dicari
Aku bertanya pada diriku sendiri
Apakah aku harus melanjutkan pencarian ini?
Tapi aku tidak mau mengucap janji
Aku takut dicaci, aku takut dimaki
Namun aku berjanji bahwa saatnya nanti
Aku kan menggapaimu kembali
Membuang segala ketakutan di dalam benak ini
Karena hanya imaji yang menemani
Bosan dengan perihku sendiri
Ya, aku pasti kembali...


--whatdoyathink?--

No comments:

Post a Comment